Setidaknya ada Cinta yang Kudekap

Kegalauan ini mulai datang

Aku benci dengan rasa ini ynag menbuatku harus menguraikannya pelan-pelan

Tak ada alurnya ini akan kemana. Dia datang begitu saja memberiku janji manis... Atau aku saja yang terlalu polos.

Aku memang menyukaimu sejak pertama aku membaca namamu. Kau itu unik, dan aku merasa tertarik denganmu, dengan sikapmu, tanggapanmu, kerja kerasmu, keberanianmu, dan sebagainya... Ahh... Kau memberiku banyak harapan. Kau tahu, bahkan aku pernah cemburu ketika kau sedikit bercanda dengan salah satu temanku bahkan saat itu kita belum pernah bertemu apalagi mengenal satu sama lain. Ya, aku merasakan ketertarikan denganmu karena aku merasa kita satu frekuensi. 

Lalu yang benar saja, Allah memberiku kesempatan untuk mengenalmu disaat yang benar2 tepat, saat aku dan kau sedang memang membutuhkan satu sama lain.  Dan akhirnya kau ungkapkan itu setelah kurang lebih satu bulan lamanya kita mengenal satu sama lain. Aku sangat bersyukur kau memiliki perasaan yang sama denganku. Saat itu aku hanya melihat segala sisi positifmu yang apa adanya. Namun setelah aku mengenalmu lebih jauh, mengapa kau lebih memilih jalan itu untuk membina hubungan denganku? Mungkin, sekarang ini berjalan sendiri2 adalah jalan terbaik, aku tetap mengagumimu yang dulu, dari jauh... karena aku tak tahu sekarang kau dimana dan bagaimana keadaanmu. Okeylah, aku harap semoga ada jalan terbaik untuk kita kembali bersama. Kalaupun tidak, aku sudah ikhlas dengan skenarioNya. Setidaknya aku masih memiliki cintaNya yang begitu sempurna untuk kudekap. Setidaknya aku tidak merasa was2 hanya untuk memikirkanmu kenapa dan bagaimana. Setidaknya aku merasa tenang karena aku tak lagi menjalin hubungan yang belum tentu diridhoiNya. Setidaknya aku tenang karena aku melakukan ini untukNya. Setidaknya aku bisa menjadi diriku sendiri seperti apa yang sudah aku tanamkan. 🙏

Jikalau memang Allah menakdirkan kita untuk bersama, setidaknya aku bisa meraihnya dengan cara yang sempurna. Dan jikalau memang kita tidak ditakdirkan untuk bersama, setidaknya tidak terlalu lama aku mengagumi kau yang bukan untukku. 

Komentar

Postingan Populer