Jurnal Pertamaku, 15 Agustus 2022
Bismillah...
Ditemani murottal kesayanganku hari ini aku akan mulai untuk menulis jurnal harianku untuk mensyukuri dan mengevaluasi hari-hariku. Bismillah semoga Istiqomah meskipun aku sudah ngantuk ha.. ha....
Aku sempatkan untuk menulis ini merealisasikan niat baikku.
Hari ini aku mulai menerapkan prinsip dari stoisisme prameditarions maloreum disebutnya... yaitu sebuah ajaran untuk kita memikirkan hal2 buruk yang akan terjadi hari ini. Unik sih menurutku. Dan hari ini aku memulai hari dengan memikirkan hal2 buruk yang akan dilakukan pacarku ke aku ha... ha.... Karena kita sedang ada masalah, aku berpikir bahwa dia akan tidak peduli denganku. Alhasil diriku mulai merespon dengan tidak terlalu banyak memikirkannya karena apapun alurnya dia tidak akan memedulikan ku, itu fikiran dan tindakanku, (Tapi Alhamdulillah kenyataannya tidak seperti itu xixi... Seperti biasa kamu tetap baik dan sabar menghadapi ku :"( ).
Jadi prinsip ini seperti imunisasi pada tubuh. Ketika kita lebih awal memasukkannya ke dalam tubuh kita, maka tubuh kita akan mempersiapkan kemungkinan terburuk yang akan terjadi hari itu. Jadi diri kita bisa mempersiapkan semacam tameng untuk menghadapinya. kalau memang benar terjaid rasanya tidak terlalu menyakitkan, dan kalau tidak terjadi tentu tidak jadi masalah bukan? bahkan kita akan merasa bersyukur karena kita telah berusaha yang terbaik untuk diri kita sendiri.
Di hari ini juga aku berhasil melalui sekitar 80% dari agenda yang aku susun di pagi hari. Meskipun belum sempurna besok aku akan mencoba untuk lebih baik lagi dalam memanfaatkan waktuku untuk hal2 yang lebih penting. Evaluasinya kenapa tidak 100%? Karena tadi aku asyik mengobrol dengan teman jaga saat shift siang :"( hal2 yang aku rencanakan bisa aku selesaikan sambil menunggu pasien jadi terbengkalai. Besok besok kalo pas shift ada waktu luang segera senggangkan untuk melakukan aktivitas yang sudah kamu list yaa.... .
Kemudian... Hari ini aku mengambil pembelajaran dari kisahku
1. Bersama pacarku
Kita akan melalui smeuanya bersama. Sedikit demi sedikit kita belajar. Bersamamu aku belajar kesabaran, menahan emosi, mengolah perasaan, belaja rberkomunikasi, belajar mempercayai seseorang karena trust issueku yang pernah memusingkanku :"(. Untukmu yang telah bertahan hingga hari ini kuucapkan terima kasih (kalau ada yang lebih dari terima kasih mungkin itu yang ingin kusampaikan untukmu) 🙏🙏
2. Aku belajar bahwa semua itu ada porsinya masing2.... Ada tempatnya masing2. Kita mungkin dihadapkan dengan sesuatu yang sepele jadi ya harus dihadapi dengan biasa saja, tidak perlu dibesar2kan
And then jika kamu termasuk orang yang membaca jurnal pertamaku ini, maaf yaa kalau tulisannya masih berantakan hehe.... Doakan aku untuk terus menulis jurnal pribadiku di blog kesayanganku ini. Semoga ada hal2 yang bisa kamu petik pula dari perjalananku.
Ohiya mulai besok InsyaAllah aku akan lebih menteraturkan hidupku dan mengambil hikmah dari setiap perjalanku agar apa agar malamnya aku dapat dengan mudah mengingat untuk mensyukuri dan mengevalusia apa2 saja yang telah aku lewati.
Komentar
Posting Komentar