Tentang Cita-Cita yang Tertunda
Tentang Cita-Cita yang Tertunda
Kalau kuingat ingat sejak dulu memang aku sering dilarang dalam pengembangan diriku. Aku suka membaca novel ataupun yang lain tapi waktu itu aku ingat betul pernah dimarahi ibuk gara2 membaca novel. Biasalah orang desa zaman dulu kalau bukan buku matematik, IPA, IPS, dianggap bukan buku yang bermanfaat mungkin hehe
Saat itu aku menerjemahkan bahwa larangan dari ibuku itu adalah sebuah larangan untukku membaca buku2 novel dll. Akibatnya sejak itu tidak pernah lagi meminjam buku di perpus sekolah, saat diajak teman aku menolak dengan alasan aku tidak boleh ibuku membaca buku2 seperti itu. Padahal aku sangat ingin sebenarnya.
Singkat cerita...
Saat kuliah aku dipertemukan dengan seorang teman yang hobiii sekali membaca namanya Zalfaa dari hobinya itu ia bahkan pernah menjadi seorang duta bahasa Jawa tengah. Selain membaca ia juga memiliki hobi yang sama denganku lainnya yaitu menulis tapi dia sudah mengisi blognya dengan banyak hal-hal positif sedangkan aku postingan terakhir tahun 2015 kalo tidak salah.... Dari situ aku merasa, kenapa tidak aku kembangkan saja hobi menulisku seperti Zalfaa, alhasil aku mulai menulis lagi. Awalnya malu, malu jika dibaca seseorang karena tulisanku masih amburadul hehe...
Tapi Zalfaa mengingatkan, "Gapapa, dicoba dulu saja". Alhasil aku mulai sedikit demi sedikit menulis setiap ada hal-hal positif yang aku terima dari perjalananku. Entah sebagai pengingat atau berharap bisa menjadi solusi bagi pembaca tulisanku. Begitulah perjalananku dalam kepenulisan. Untuk sekarang kalau kamu bertanya, emang apa yang sudah kamu capai dari penulisan ini??. Tentu ada dong, meskipun bukan penghargaan atau prestasi aku merasa senang ketika bisa membagikan pengalaman2ku di sini melalui tulisan, semoga dari tulisan2 ini bisa bermanfaat bagi siapapun nanti yang membacanya atau minimal bagi diriku sendiri.
Dan akhir2 ini aku dikejutkan lagi dengan sebuah tawaran yang dulu sempat aku ingin2kan. Pernah nggak kamu suatu waktu menginginkan sesuatu yang sangat kamu ingini ingin kamu capai di masa mendatang namun karena banyak hal kamu mengubur cita-cita atau keinginan kamu itu bahkan tanpa kamu sadari dan suatu waktu kamu diingatkan kembali tentang cita2 itu? Jika kamu pernah merasakannya, kita sama :"(
Akhir2 ini ada sebuah mimpiku yang aku tuliskan di secarik kertas beberapa tahun silam sebagai salah satu impianku yang ingin kucapai. Kubangun sedikit demi sedikit namun suatu saat menghilang entah kemana seiring berjalannya waktu.
Sampai suatu ketika aku diingatkan tentang cita-cita baik ini. Kali ini terbuka lebar.... Segala usahaku yang kecil-kecil itu seperti menunjukkan jalannya. Tapi suatu ketika ada satu hal yang menghalangiku untuk mengambil kesempatan itu. Apakah aku lantas sedih? Tidak.....
Aku memaknainya sebagai kesempatan bagiku untuk mempersiapkan diri lebih baik jika saja suatu saat cita-cita itu datang kembali. Dan aku menganggap ini sebagai pengingat bagiku. Pengingat bahwa aku kecil pernah memiliki cita-cita ini dan rasanya baik dan aku masih berpeluang untuk mendapatkannya. Tidak ada usaha yang sia-sia. Aku percaya tentang pepatah ini, aku yakin tidak ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan. Jika kita melakukan hal yang baik maka kebaikan pula yang akan kita tuai. Entah sekarang atau nanti, Allah Maha Melihat....
Dan tulisan ini kupersembahkan untuk diriku sendiri agar mengingat bahwa aku mampu untuk mencapai cita-cita itu dan aku masih memiliki kesempatan untuk menyiapkan diri menjadi lebih siap jika suatu saat kesempatan itu datang lagi. Dan juga untuk teman2 yang masih memiliki mimpi2 sekecil apapun selama kita mengusahakan yang baik, usaha kita pasti akan menemukan jalannya, InsyaAllah
Ganbatte... 🥳
Semoga kita dipertemukan dengan hal-hal baik dan orang2 baik. Aamiin 💕
Komentar
Posting Komentar